Welcome to Cianjur Cyber City

Featured Post

Cianjur Linux Multi Release Party 2009
Cianjur Linux Multi Release Party 2009 “Cianjur Goes Open Source” Cianjur Linux C/Klub [ CLiCK ] Apa itu LINUX ? Apa saja KEUNGGULANNYA ? Mengapa menggunakan LINUX ? Bisakah Linux untuk Pendidikan dan Bisnis ? IKUTI ACARA INI! (Peserta terbatas, hanya 150 orang) Memperkenalkan 4...
Read More ...


Comment

Comment here if you like this plugin.

Member Login

Sign Up Now!

Math Required!
What is the sum of: 9 + 3    

Forgot Password !

New password will be e-mailed to you.

Powered by
Home » Archive

Articles Archive for February 2009

Khas, Kuliner »

[28 Feb 2009 | One Comment | 491 views]
KHAS, Tauco Cianjur

Satu lagi yang menjadi Khas Cianjur yakni Tauco Cianjur. Tauco yang bahannya dari kacang kedele dapat di jadikan makanan variatif seperti geco (toge+tauco), sambal, tauco atau pecel tauco. Mudah didapat di kota Cianjur dan dijadikan oleh-oleh bagi masyarakat luar kota Cianjur yang singgah di Cianjur.
Produksi tauco Cianjur kini semakin menyusut, seiring dengan berkurangnya jumlah pengusaha yang menggeluti usaha pembuatan makanan khas Cianjur ini. Beberapa tahun terakhir ini, produksi tauco Cianjur yang sempat mengalami masa kejayaan dengan go international turun drastis. Banyak pengusaha tauco yang gulung tikar atau pindah ke usaha …

Software »

[27 Feb 2009 | No Comment | 48 views]
BlankOn 5 Jahitan 2 telah terbit

Selama 3 (tiga) bulan Proyek BlankOn 5 yang dimulai sejak 27 November 2008 para Pengembang dan Simpatisan BlankOn berhasil mempersempahkan versi terbaru dari BlankOn Linux, yaitu BlankOn 5 Nanggar. Dengan berbasiskan Ubuntu 9.04 Jaunty kali ini BlankOn mengambil tema budaya Batak, yaitu Nanggar (Palu Godam).

Versi ini adalah versi Jahitan 2 yang khusus diperuntukkan bagi yang hobby mencoba barang baru dan merasakan fitur terbaru BlankOn 5 serta partisipan yang ingin BlankOn maju. Nah jika anda tertarik langsung saja baca Catatan Rilis dan mengunduh BlankOn sekarang juga.

Network »

[27 Feb 2009 | No Comment | 21 views]
Broadband Jadi Tren 2009

Broadband akan menjadi tren tahun ini. Apalagi berkembang kebutuhan yang bersifat lifestyle seperti BlackBerry dan jejaring sosial yang membutuhkan dukungan kualitas jaringan broadband yang lebih baik.
Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengatakan demikian. Oleh sebab itu, Telkomsel tetap menganggarkan investasi yang besar untuk pengembangan dan pembangunan infrastruktur broadband.
“Sekalipun dampak krisis keuangan global mulai dirasakan di Indonesia, kami tidak mengurangi belanja modal. Tahun ini tetap US$ 1,5 miliar. Tiga tahun berturut turut kami mengalokasikan belanja modal yang besar,” ujarnya di kantor pusat Telkomsel, Jakarta, Rabu (25/2/2009).
Untuk layanan broadband 3G akan dibangun node …

Network »

[27 Feb 2009 | No Comment | 11 views]
Wimax Jangan Gagal Seperti 3G

Terbatasnya frekuensi 3G dituding sebagai penyebab buruknya kualitas internet mobile broadband. Pemerintah pun diminta belajar dari kasus ini agar tak terulang di Wimax.
Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menilai keterbatasan frekuensi untuk 3G karena terlalu banyaknya operator yang diberi lisensi penyelenggara seluler generasi ketiga.
Dari sebelas operator telekomunikasi, saat ini ada lima operator 3G di Indonesia, yakni Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama, Natrindo Telepon Seluler, dan Hutchison CP Telecommunication.
“Di negara lain operator 3G paling banyak cuma tiga. Sehingga, frekuensi yang dialokasikan cukup untuk melayani masyarakat,” kata Ketua Mastel, Soemitro Roestam, di kantor sekretariat Mastel, …

Kegiatan Masyarakat, Pendidikan, Serba-serbi »

[27 Feb 2009 | No Comment | 16 views]
SMS Tingkatkan Kemampuan Membaca Anak

Seringkali muncul kekhawatiran kebiasaan berkirim SMS (Short Message System) akan mereduksi kemampuan berbahasa pada anak-anak. Namun, sebuah penelitian mematahkan pemikiran tersebut. Berkirim SMS justru disinyalir mampu meningkatkan kemampuan membaca.
Dalam penelitian yang dilakukan Coventry University tersebut, peneliti menggandeng sebanyak 88 partisipan, dengan rentang usia 10-12 tahun. Responden diberi 10 skenario berbeda, kemudian diminta menuliskan semua itu dalam bentuk SMS.
Kegiatan ber-SMS yang mereka sebut ‘textism’ ini dibagi menjadi beberapa kategori, yakni penyingkatan kata, akronim, mengeja, dan sebagainya.
Hasil dari textism ini kemudian dianalisa untuk mengetahui sejauh mana pemakaian bahasa di kalangan anak-anak tersebut.
Dikutip …