Home » Aktivitas Warga, Hobby dan Seni, Khas

KHAS, Lentera Gentur

10 March 2009 One Comment Kontributor : g.gunawan

lentera-genturLentera Gentur dibuat dari kuningan dan bahan kaca berwarna dengan desain yang artistik merupakan salah satu kerajinan rakyat Cianjur yang sudah terkenal, berlokasi di Kecamatan Warungkondang.  Lampu – lampu ini tidak saja dipasarkan didalam negeri, tetapi juga diekspor ke mancanegara. Karena itu namanya disesuaikan dengan negara pemesannya. Seperti lampu model Maroko untuk lampu pesanan dari Maroko. Serta lampu model India, untuk pesanan dari India.

Untuk mencapai sentra kerajinan lampu gentur ini dapat mengambil arah ke kota Cianjur, Jawa Barat. Lalu mengambil arah ke Warung Kondang.

Proses pengerjaannya dilakukan secara sederhana. Potongan kaca dicat dengan cara disemprot. Setelah itu diberi rangka alumunium dan dipatri. Lampu hias yang dihasilkan bermacam – macam sesuai dengan pesanan. Ada yang berbentuk bulat, ada juga yang berbentuk persegi. Di kios display dipajang berbagai jenis lampu hias.

lentera-gentur2Para perajin lampu gentur di Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, tidak menguasai jalur pemasaran terutama untuk kegiatan ekspor. Akibatnya, mereka harus menyetorkan hasil kerajinan itu kepada para pengusaha besar di Jakarta dan Bali, sehingga mereka menjadi sangat tergantung pada para pengusaha itu dan sulit menaikkan harga produk.

Menurut pemantauan, para perajin memproduksi lampu gentur di beberapa bengkel kerja. Beberapa di antara mereka terlihat sibuk memotong kaca, lempengan kuningan, dan mengecat kaca. Perajin lainnya terlihat tengah mematri besi kuningan agar tersambung dan membentuk pola lampu gentur, dan memasang kaca di antara besi yang telah dipatri itu.

Mereka biasanya hanya mendapat contoh gambar lampu gentur sesuai dengan permintaan calon pembeli. “Model lampu gentur yang kami produksi mencapai lebih dari 150 macam, itu tergantung dari pesanan saja,” tutur Dadang, pekerja di sebuah unit usaha lampu gentur.

Salah satu kendala pemasaran produk itu, kurangnya informasi pasar, khususnya untuk ekspor, dan rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM). Banyak di antara perajin yang hanya tamatan sekolah dasar (SD) dan sekolah lanjut tingkat pertama (SLTP).

Keberadaan pengusaha sebagai bapak angkat diharapkan dapat mendorong para perajin menguasai jalur pemasaran dan mampu meningkatkan kapasitas produksi lewat teknologi produksi yang lebih maju.

Sumber : dari berbagai sumber

Related posts:

  • http://hidaycrb13@yahoo.co.id achmad hidayat

    cianjur is one city of indonesian famous.,alangkah lebih lengkapnya jika ada peta yang menunjukan arah ke desa jambu dipa kec,warungkondang