Anton Medan Ceramah di Masjid Al-Ikhlas
Suasana di sekitar Masjid Al-Ikhlas di Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Rabu (10/3) malam, lebih ramai dari biasanya. Dari kejauhan, masjid itu tampak disesaki para jemaah yang membludak hingga ke luar kawasan masjid. Sayup-sayup terdengar kumandang kalimat Takbir dan lantunan shalawat.
Ya, malam itu tengah digelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang menghadirkan penceramah, H. Anton Medan, mantan narapidana yang pernah malang melintang dan menorehkan namanya di dunia hitam. Kehadiran Anton, memang membuat suasana tambah meriah. Sebab dalam membawakan ceramahnya, Anton kerap melontarkan celotehan-celotehan yang membuat bibir mengulum senyum.
Dalam ceramahnya yang bertemakan Selamatkan Generasi Muda dari Miras dan Narkoba, Anton Medan mengungkapkan, sedikitnya ada dua faktor yang bisa membuat agama Islam semakin kuat dan jaya. Pertama, penguasaan keseluruhan ajaran-ajaran agama Islam. Dan kedua, harus ditunjang dengan kemampuan berikhtiar seorang ustadz dalam mendapatkan hajat hidup. “Jika dua aspek ini terus diselaraskan, Insya Allah agama Islam akan semakin kuat dan jaya,” tutur Anton, dihadapan ratusan jemaah yang memadati Masjid Al-Ikhlas, Rabu (10/3) malam.
Selama ini, katanya, mayoritas seorang ustadz itu hanya berkutat membaca kitab dan memberikan ceramah. Padahal, selain kedua hal itu, ada yang lebih penting lagi untuk dilakukan, yakni mencari nafkah. Bahkan, dia mengaku prihatin seandainya ada seorang ustadz meminta-minta ke masyarakat. “Jika ini terjadi, dampaknya akan sangat buruk sekali terhadap pencitraan seorang ustadz,” ujarnya.
Selain membahas mengenai hal tersebut diatas, Anton juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap peredaran minuman keras dan narkoba di kalangan generasi muda saat ini. Harus ada solusi terbaik guna mencegah terkontaminasinya generasi muda dari pengaruh narkoba.
“Perlu ada bekal agama pada diri setiap generasi muda saat ini. Belajar agama sangat penting untuk bekal kelak di akhir hayat. Jika keimanan dan agamanya kuat, Insya Allah tidak akan tergoda pengaruh maksiat apapun,” tukas Anton.
Sedangkan salah seorang penceramah lainnya, Ustadz Fahrudin Sukarno membeberkan, beberapa keutamaan yang terkandung dalam kitab suci Al-Qur’an tidak akan ternilai. Banyak ilmu yang terkandung dalam kitab suci umat Islam itu.
“Kitab suci Al Qur’an itu adalah sumber dari segala sumber ilmu. Karena itu, kita wajib mempelajari Al Qur’an dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Benny Bastiandy
Sumber : jurnalbogor.com





































minta contact person anton medan dong
Balas >
Silakan untuk memberikan Komentar Anda!