PEMPROV Alokasikan Rp 80 MILIAR
Pemprov Jabar bakal mengalokasikan dana sekitar Rp80 miliar untuk membantu pembangunan infrastruktur listrik di Jabar.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, saat ini baru sekitar 64% kepala keluarga (KK) di Jabar yang bisa menikmati layanan listrik.”Sebanyak 36% KK di Jabar belum tersentuh layanan listrik antara lain karena mahalnya biaya pembangunan infrastruktur kelistrikan,” kata Heryawan di Gedung Pakuan kemarin.
Pemprov siap membantu membangun infrastruktur kelistrikan seperti pengadaan tiang-tiang listrik dan trafo baru serta infrastruktur lain yang dibutuhkan. ”Kita kan ingin jaringan listrik menjangkau seluruh pelosok wilayah di Jabar,” ujarnya. Pemprov Jabar berencana mengajak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak terkait untuk membantu meningkatkan ketersediaan listrik di Jabar.
”Untuk keluarga tidak mampu, saya akan minta PLN memberi diskon khusus,” kata Heryawan. Menurut dia, ketersediaan listrik dan infrastruktur kelistrikan juga sangat mendukung iklim investasi dan pengembangan wilayah termasuk di Jabar selatan yang kaya potensi agroindustri.
Heryawan berharap berbagai perusahaan yang berkiprah di Jabar benar-benar membidik bidang kesejahteraan rakyat (kesra) dalam program corporate social responsibility (CSR) mereka. Sebagai gambaran, saat ini ada sekitar 3 juta keluarga di Jabar penerima beras untuk rakyat miskin (raskin),baru sekitar 50% penduduk Jabar menikmati air bersih, terdapat 20.000 ruang kelas yang perlu direhabilitasi, dan lainnya. ”Itu belum termasuk persoalan-persoalan di bidang kesehatan dan kemampuan daya beli masyarakat,”tuturnya. (krisiandi sacawisastra)
Sumber: Harian Pikiran Rakyat, Jum’at 24 April 2009 (ilustrasi: okezone.com)




































Silakan untuk memberikan Komentar Anda!