Presiden Tinjau Lokasi Longsor di Cianjur Selatan
JumIah korban meninggal akibat longsor setelah terjadinya gempa Tasikmalaya di Kampung Babakan Caringin, Desa Cikangkareng, Kec. Cibinong, Kab. Cianjur, sampai Kamis ( 3/9 ) menjadi dua puluh orang. Perinciannya tujuh belas korban meninggal yang dievakuasi dari bongkahan tebing ambruk di Kec. Cibinong. Kemudian, dari Kecamatan Sukanagara, Sukaluyu, dan Pagelaran masing-masing satu korban meninggal.
Pada hari kedua pencarian korban hilang yang diduga tertimbun tanah longsor di Kecamatan Cibinong, petugas mengevakuasi delapan korban meninggal. Dengan demikian, dari perkiraan 52 orang yang hilang barn ditemukan 20 orang, terdiri atas 18 meninggal dan 2 kritis.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi istri, Ny. Ani Yudhoyono, menyerahkan bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada Wagub Jabar Dede Yusuf. Saat berkunjung, SBY didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, serta Bupati Cianjur Drs.H.Tjetjep Muchtar Soleh,MM.
Proses pencarian yang dilakukan tim gabungan TNT, Polres Cianjur, Tagana PMI, dan warga masyarakat, setiap harinya mulai dilakukan sekitar pukul 7.00 WIB. Mereka menyebar melakukan penggalian di beberapa lokasi di Kampung Babakan Carigin RT 04 RW 01, Desa Cikangkareng,Kec. Cibinong, Kab. Cianjur.
Tiga alat berat backhoe dan loader dikerahkan untuk membuka ruas jalan yang terputus. Longsoran tanah dan bebatuan menutupi badan jalan dengan . ketinggian 10 meter dan panjang lebih dari 500 meter. Longsoran menimbun pula tiga belas rumah warga dengan jumlah penghuni lima belas kepala keluarga. Korban yang dinyatakan hilang 52 orang.
Plt Kepala Badan Penanggulangan BencanaAlam Daerah Kab. Cianjur Darojat Ali mengatakan, dari laporan yang masuk, jumlah korban meninggal di Kab. Cianjur mencapai dua puluh orang, sedangkan yang hilang termasuk dengan yang ditemukan diperkirakan lima puluh orang. Tercatat, 32 korban adalah penduduk setempat, sedangkan’ sisanya warga daerah lain yang sedang berada di lokasi. Sementara jumlah kerusakan rumah skitar 888 rusak berat, 36 diantaranya roboh, sedangkan rumah yang rusak ringan sekitar 626 unit.
Tanggap darurat
Presiden SBY menyerahkan bantuan senilai Rp 5 miliar. Presiden menegaskan, bantuan itu untuk digunakan bagi keperluan tanggap darurat, seperti memenuhi kebutuhan logistik atau apa pun yang dibutuhkan masyarakat.
Penyerahan bantuan itu disampaikan secara simbolis kepada Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf, Kamis (3/9) seusai mendapat paparan tentang kondisi Jabar dan Cianjur pascater-jadinya gempa di Lapangan Desa Pamoyanan, Kec. Cibinong, Kab. Cianjur. Pada kesempatan itu SBY meminta agar tanggap darurat diprioritaskan pada upaya menyelamatkan warga sebanyak-banyaknya.Sedangkan penanganan yang meninggal diserahkan kepada keluarga dan dikebumikan selayaknya. “Saya minta semua unsur pimpinan di daerah terjun dan berada di lokasi. Tujuannya, bila membutuhkan kebijakan mendesak, bisa secepatnya ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sumber: cianjurkab, 07/09/09





































Prihatin banget indonesia akhir-akhir ini terus ditimpa musibah seperti tak ada habisnya terus dan terus memakan “KORBAN” ada apakah gerangan ? apakah salah hamba ?
Kita perlu renungkan semua yang telah menimpa kita. Apa kita ada SALAH hingga dunia kita MARAH ???????
Lam Kenal
Balas >
Silakan untuk memberikan Komentar Anda!