Welcome to Cianjur Cyber City

Featured Post

Persija vs Persib (Head to Head)
Sepuluh dari enam belas warga Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur yang tertimbun longsor berhasil dievakuasi, hingga Kamis (11/3) malam. Sementara seorang warga Kecamatan Cilaku, Kab. Cianjur meninggal tertimpa benteng yang ambruk akibat...
Read More ...


Comment

Comment here if you like this plugin.

Member Login

Sign Up Now!

Math Required!
What is the sum of: 8 + 2    

Forgot Password !

New password will be e-mailed to you.

Powered by
  • Iklan 3c
  • sms-polisi
  • Blog Galuhweb.Com
  • KPLI Cianjur - CLiCK
Home » Featured, Umum

Longsor Sukanagara Timbun Belasan Orang

11 March 2010 132 views One Comment Kontributor : g.gunawan

Sepuluh dari enam belas warga Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur yang tertimbun longsor berhasil dievakuasi, hingga Kamis (11/3) malam. Sementara seorang warga Kecamatan Cilaku, Kab. Cianjur meninggal tertimpa benteng yang ambruk akibat terkena hujan angin.

Longsor di Kecamatan Sukanagara yang terjadi pukul 19.00 WIB, menimbun enam rumah warga dan para penghuni rumah yang tidak sempat menyelamatkan diri. Permukiman warga ada di tepi kiri jalan dari arah Cianjur menuju Cianjur selatan. Longsor tebing yang berada di belakang rumah mereka juga menutupi badan jalan, sehingga arus lalu lintas terputus.

Hingga pukul 23.30 WIB, jumlah korban meninggal akibat tertimbun longsoran masih simpang siur, tetapi setidaknya sepuluh korban sudah ditemukan dan berhasil dievakuasi. Sementara korban lainnya yang diduga tertimbun masih dalam pencarian, dan upaya membersihkan jalan dari timbunan tanah terus dilakukan.

Mengenai kejadian itu, Slamet Riyadi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Cianjur mengatakan, pihaknya menerima informasi tentang adanya longsor yang menimbun enam rumah warga. Keenam rumah itu diperkirakan dihuni enam belas orang, dan saat ini sedang dalam proses pencarian.

“Tim reaksi cepat BPBD dan aparat terkait lainnya sudah berada di lokasi, sekarang tengah melakukan evakuasi. Informasi jumlah korban masih simpang siur. Tetapi, terakhir kami dapat informasi ada sejumlah orang meninggal, beberapa selamat, dan lainnya belum diketahui nasibnya,” katanya.

Sebelum peristiwa longsor tersebut, sejak Kamis sore hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kabupaten Cianjur. Kejadian alam itu menyebabkan longsor dan banjir di beberapa daerah.

Selain itu, hujan angin menyebabkan satu benteng ambruk yang menimpa dan menewaskan Udin (55) warga Kampung Munjul, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Cianjur sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya, di beberapa lokasi terjadi genangan air, dan banjir pun melanda wilayah Sukaluyu serta Bojongpicung.

Bersamaan dengan itu, sekitar pukul 15.30 WIB di Kampung Genteng Desa Munjul, benteng pembatas rumah milik Anwar dengan rumah di sebelahnya ambruk. Udin, pekerja bangunan yang sedang beristirahat di ruangan belakang rumah Anwar tertimpa reruntuhan tersebut.

Kejadian itu langsung dilaporkan kepada pihak terkait, dan tidak lama tubuh korban berhasil dievakuasi. Namun nyawanya tidak tertolong, korban tewas seketika dan jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Cianjur.

Selain benteng ambruk, kata Slamet Riyadi, pihaknya juga mendapat laporan dari beberapa daerah tentang adanya banjir dan longsor. Berdasarkan informasi, banjir di antaranya terjadi di wilayah Bojongpicung. Untuk itu, pihaknya sudah mengirimkan tim dilengkapi perahu karet. Sementara longsor juga terjadi di wilayah Sukanagara.

Puting beliung

Sementara itu, Dusun Pulo Kuntul dan Dusun Werakas, Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu diterjang angin puting beliung.

Akibat sapuan angin kencang tersebut, belasan rumah rusak parah dan banyak pohon di wilayah pesisir pantai di desa tersebut bertumbangan.

Keterangan yang dihimpun “PR”, Kamis (11/3) menyebutkan, lokasi terparah akibat terjangan puting beliung atau angin puyuh adalah di wilayah RT 04 RW 02. Sedikitnya terdapat dua belas rumah warga yang kerusakannya cukup berat, terutama pada bagian atapnya akibat tersapu angin.

“Genting dan asbes atap rumah warga beterbangan saat angin puyuh menerjang. Akan tetapi, tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” kata Casiman, warga setempat. Menurut dia, angin puting beliung itu terjadi sekitar pukul 9.00 WIB.

Camat Patrol Wasga Ciptowibowo, S.H., M.Si. membenarkan terjadinya puting beliung di Desa Mekarsari. (A-96/A-116)***

ref: pikiran-rakyat.com

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Tulisan Terkait Lainnya :

One Comment »

  • belajar investasi
    belajar investasi said:

    tiap minggon eta jalan kalangkungan margi tugas damel di Tanggeung, pas dinten kajantenan, abdi nuju wangsul ti tanggeung, pas dugi Ciawitali rupina maghriban…

    Balas >

Silakan untuk memberikan Komentar Anda!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

Connect with Facebook

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.