Home » Serba-serbi

Pembangunan Pabrik Aqua Gekbrong Segera Dimulai

4 August 2010 One Comment Kontributor : g.gunawan

PT. Tirta Investama (Aqua Danone) memastikan akan dimulai pembangunan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merk Aqua di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Selasa, 10 Agustus 2010 hingga enam bulan kedepan. Sedangkan rencananya syukuran dimulainya pembangunan, 5 Agustus 2010, di Tapak Pabrik, Desa Gekbrong Kec. Gekbrong.

“Dalam syukuran nanti Insya Allah akan dihadiri Bupati Cianjur dan semua pejabat muspida, tokoh masyarakat, berbagai stakeholder serta tamu undangan lainnya,” kata Kepala Pabrik PT Tirta Investama Aqua Gekbrong, Budia Hediana, kemarin. Menurutnya, untuk pertama kali pengerukan lahan pabrik akan dilaksanakan pihak kontraktor berskala nasional. Kontraktor tersebut, PT. Murinda Iron Steel yang pernah berhasil membangun pabrik yang sama di daerah Pasuruan Jatim. “PT Tirta Investama mempercayakan kepada pihak kontraktor ini,” ujarnya. Pihaknya berharap, pembangunan yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar, terlebih pihak rekanan betul-betul profesional. Sebab, seumpamanya terjadi kesalahan desain bisa berdampak buruk atau terjadi sumber kontaminasi terhadap prodak. “Makanya desainya pun tidak sembarangan,” tuturnya.

Dia menejelaskan, terkait kontruksi dilaksanakan pembangunan, akan disesuaikan dengan hasil ukl/upl Unpad. Kemudian, mengenai tenaga kerja yang bakal dibutuhkan. Diperkirakan untuk non skill sebanyak 50 persen warga Gekbrong. Begitu pun sumberdaya alamnya dari dari Gekbrong. “Hal ini berdasarkan rapat bersama pihak kontraktor, muspika, tokmas dan delapan kepala kepala desa,” imbuhnya seraya menngungkapkan, pihaknya telah membentuk pokja dan forum. Dari pokja akan melebur pada forum lalu dari forum akan mewakili delapan desa. Dia mengaku, jika pabrik aqua bisa berjalan dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan akan berkembang. Misalnya dari pabrik yang satu ini bisa bertambah menjadi dua dan tiga. “Untuk tahap awal jika pabrik sudah berjalan membutuhkan pekerja/karyawan pabrik sekitar 200 orang baik lulusan tingkat SMU, dan tenaga khusus dan disesuaikan dengan kebutuhanâ” pungkasnya.(den)

sumber: radarsukabumi

Related posts:

  • ujang

    mengapa Pemda tidak belajar dari kasus yang terjadi di Klaten dan Cicurug, PT. Tirta Investama sedikit andilnya dalam pembangunan akan tetapi kesengsaraan petani padi untuk jangka panjang berdampak luas.
    hanya demi dalih PAD, mengorbankan rakyat …TERLALU!!!!!!