Home » Peristiwa

Australia Lirik Investasi Sutera Alam Cianjur

21 December 2011 No Comment Kontributor : g.gunawan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dalam waktu dekat akan menandatangani nota kesepahaman dengan investor asal Australia yang melirik pengembangan sutera alam. Teknisnya, investor Australia ini sudah menyatakan kesiapan melatih dan mendidik SDM asal Cianjur.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Cianjur Herman Suherman mengatakan, setelah ditetapkan sebagai klaster pengembangan sutera alam nasional, investor Australia mulai melirik Kabupaten Cianjur. Menurut Herman, mereka tertarik ikut mengembangkan sutera alam ini.

“Saat ini, mereka (investor) sedang melakukan studi lapangan di beberapa titik yang menjadi lokasi pengembangan sutera alam. Kita akan segera menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan investor dari Australia. Mereka sudah siap melatih dan mendidik tenaga-tenaga dari Cianjur untuk pengembangan sutera alam. Selain itu mereka juga sudah siap menampung semua produk kokon yang dihasilkan,” kata Herman saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (18/12/2011).

Menurut Herman, investor itu saat ini sedang menjajaki permintaan lahan sedikitnya 50 hektare untuk mengembangkan sutera alam ini. Pemerintah, lanjutnya, siap memenuhi permintaan tersebut karena sudah memiliki lahan seluas 70 ha yang tersebar di Kecamatan Sukanagara, Pacet, Pagelaran, Cianjur, dan Cugenang untuk pengembangan sutera alam ini. “Sangat memungkinkan permintaan itu dikabulkan jika memang nanti MoU selesai ditandatangani,” kata Herman.

Untuk mempersiapkan MoU dengan investor asing itu, Dishutbun Cianjur telah melakukan kegiatan fisik berupa pembuatan kandang ulat sutera kecil di wilayah Pacet dan merehabilitasi kandang di wilayah Sukanagara. Selain itu, juga telah melakukan penanaman PHBN (Pendidikan Haluan Bela Negara) tanaman murbai di Gunung Putri Pacet seluas 15 ha dan pembuatan lahan murbai seluas 8 ha di Desa Cijedil Kecamatan Cugenang, bantuan dari Kabupaten Bili Bili Makasar.

“Kita juga mengirimkan 14 orang petani untuk belajar tentang pengembangan sutera alam di Bili Bili Makasar. Mereka akan belajar mulai dari penanaman sampai kokon selama satu bulan ke depan,” imbuhnya.[jul]

sumber: inilahjabar

Related posts: