Home » Peristiwa

Pemekaran Cianjur Selatan Terbentur Hasil Kajian

7 February 2012 No Comment Kontributor : g.gunawan

Keinginan warga Cianjur Selatan memisahkan diri dari Kabupaten Cianjur yang digadang-gadangkan Komite Pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan (KPKCS) masih menemui kendala.

Hasil kajian tim Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan, pembentukan Kabupaten Cianjur Selatan tidak layak untuk dimekarkan karena skor sektor keuangan dan potensi daerah tidak memenuhi persyaratan minimal.

Wakil Ketua KPKCS Ceng Badri mengungkapkan, berdasarkan skor hasil kajian dari tim ITB terhadap pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan, sebetulnya secara kumulatif sudah memenuhi persyaratan. Hanya saja kendalanya berada pada skor sektor potensi daerah dan sektor keuangan.

“Secara kumulatif sebetulnya sudah layak dimekarkan karena skor yang didapat hasil kajian dari tim ITB, pemekaran Kabupaten Cianjur mendapatkan nilai 376 dari persyaratan minimal sebesar 339. Hanya saja ada dua poin yang menjadi alasan pokok kenapa Kabupaten Cianjur Selatan dinyatakan tidak layak dimekarkan, yakni pada sektor kemampuan keuangan dan potensi daerah,” terang Badri saat dihubungi INILAH.COM melalui telepon selulernya, Minggu (5/2/2012).

Badri menyebutkan, sesuai persyaratan, skor minimal yang mesti dipenuhi dalam sektor kemampuan keuangan dan potensi daerah semestinya harus bisa mencapai sebesar 60 poin. Namun dari hasil kajian pemekaran Kabupaten Cianjur Selatan yang dilakukan tim ITB, skor kemampuan keuangan sebesar 50 poin dan sektor potensi daerah sebesar 57 poin.

“Tapi kami berpendapat lain. Kami menilai data yang dikaji itu kurang valid karena menggunakan data tahun 2010. Dalam arti kata, datanya meragukan karena kurang akurat,” katanya.

Badri mengaku, pihaknya sudah berkonsultasi dan koordinasi dengan jajaran Forum Jabar Selatan menyikapi hasil kajian ini. Pihaknya pun sudah merencanakan segera melakukan pertemuan dengan kepengurusan KPKCS lainnya. “Karena masing-masing pengurus sedang sibuk, kita belum mengambil sikap dan belum sempat membahas permasalahan ini. Tapi kita akan rencanakan segera berkumpul,” ungkapnya.[ang]

sumber: inilahjabar

Related posts: